Pemkab Bantul segera cairkan BLT BBM. (Foto: Okezone)
Antara

BANTUL, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Saat ini sasaran program ini masih dalam penentuan dan menunggu APBD Perubahan disahkan.

“Sekarang sedang proses penentuan KPM-nya atau calon penerimanya,” kata Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Bantul Saryadi, Jumat (30/9/2022).

Sasaran penerma BLT BBM ini adalah warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang belum menerima bantuan sosial apapun. Nantinya juga akan ada pengecekan di lapangan untuk melihat tingkat kelayakan penerima bantuan.  

Sesuai kebijakan Kementerian Sosial, mulai tahun 2022 DTKS itu diperuntukkan seluruh warga, dan saat ini di Bantul, warga yang masuk dalam DTKS hampir sekitar 600.000 jiwa atau sekitar 60 persen lebih dari penduduk Bantul.

"Nanti akan kerja sama dengan pihak kelurahan atau desa untuk memverifikasi data sebagai penerima BLT BBM dari APBD," katanya.

Penyaluran bantuan masih menunggu perubahan APBD tahun 2022. sebab anggaran yang digunakan untuk bansos dampak kenaikan harga BBM itu dialokasikan dalam perubahan. Anggaran BLT BBM di perubahan APBD, sebesar dua persen dari DAU (Dana Alokasi Umum) dan DBH (Dana Bagi Hasil) sekitar Rp4,5 miliar.

Namun demikian, kata dia, dana sebesar dua persen tersebut tidak semua diperuntukkan untuk BLT BBM, namun untuk program bantalan sosial lainnya yang diampu instansi teknis terkait.

"Misalnya ada sebagian untuk padat karya," katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi

BERITA TERKAIT