Bahas New Normal di DIY, Sultan Menyapa: Kita Harus Mendarat Darurat

Nani Suherni ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 10:09 WIB
Bahas New Normal di DIY, Sultan Menyapa: Kita Harus Mendarat Darurat
Sri Sultan Hamengkubuwono X

YOGYAKARTA, iNews.id - Sultan Menyapa edisi ke-10 masih membahas soal new normal di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X ini menjabarkan soal peradaban baru di wilayahnya akibat Covid-19.

Raja Keraton Yogyakarta itu menuturkan, kemunculan Covid-19 telah mengubah banyak hal. Selain kebersihan, kehidupan sosial juga berubah akibat virus tersebut. Sri Sultan menyadari hal tersebut perlu penyesuaian.

"Di masa pengenalan ini, pertama-tama kita harus mengatasi trauma sosial. Kita memerlukan socio-cultural healing, terlebih dulu," kata Sri Sultan dikutip dari akun Instagram remsi Pemda Jogja, Selasa (23/6/2020).

Dia menuturkan, bencana Covid-19 membuat semua orang harus terjun bebas dan mendarat darutat. Tidak seorang pun tahu soal masa depan akibat virus tersebut. Sehingga semua orang dipaksa untuk beradaptasi.

"Bagaimana bayangan bentuknya? Seperti yang saya sampaikan, mau tidak mau kita harus mendarat darurat di sebuah pulau yang tidak kita kenal sama sekali sebuah terra incognita," katanya.

Sri Sultan menjelaskan, penerapan kebijakan normal baru, bukan hanya membuka kembali aktivitas-aktivitas kehidupan dengan standar dan protokol tertentu. Lebih dari itu juga menyatukan kehendak membangun hidup bersama di tengah keragaman perbedaan.

Dia melanjutkan, dalam kehidupan di tengah Covid-19 harus didasari kepercayaan. Diikuti kesadaran dan kesediaan saling-belajar, memahami, menghargai dan berbagi, sebagai pengikat partisipasi, solidaritas dan kolaborasi dalam mewujudkan harmoni kehidupan bersama.

"Untuk itu, kita semua harus siap mengubah mindset dalam mengelola kehidupan bersama," ucapnya.


Editor : Nani Suherni