Gunungkidul Kejar PAD Rp2 Miliar dalam Sebulan hingga Akhir Tahun

Antara ยท Rabu, 01 Desember 2021 - 09:52:00 WIB
Gunungkidul Kejar PAD Rp2 Miliar dalam Sebulan hingga Akhir Tahun
Salah satu objek wisata di Gunungkidul. Dispar Gunungkidul menggenjot PAD dari sektor wisata sebesar Rp2 miliar dalam satu bulan ke depan hingga akhir tahun. (Foto : Suharjono/iNews.id)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul berusaha menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari objek wisata sebesar Rp2 miliar dalam satu bulan hingga akhir tahun.  Saat ini realisasi retribusi Rp9,981 miliar dari target Rp12 miliar.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono optimistis dalam satu bulan ke depan mampu mendapat PAD dari retribusi objek wisata sebesar Rp2 miliar. 

"Ini tidak terlepas dari kunjungan harian dan akhir pekan setiap Sabtu dan Minggu, seluruh objek wisata dipenuhi wisatawan dengan batasan yang ditetapkan," kata Harry.

Terkait kebijakan PPKM Level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru 2022 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022, Harry optimistis tidak ada berdampak pada sektor pariwisata meski di Gunungkidul akan diberlakukan 50 persen dari wisatawan yang berkunjung.

Dia mengatakan objek wisata di Gunungkidul ini, baik objek wisata pantai, wisata yang dikelola dan dikembangkan masyarakat sangat banyak. Objek wisata ini sudah dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi dan memiliki sertifkat CHSE, sehingga wisatawan akan terpantau dan tidak ada yang akan ditolak ke objek wisata.

"Wisatawan yang akan berlibur ke Gunungkidul banyak pilihan, kalau di salah satu objek sudah penuh, bisa pindah lokasi lain yang sama-sama indah. Misalnya, di Pantai Baron penuh bisa ke Pantai Kukup atau kawasan Pantai Pulang Syawal. Sepanjang Pantai Baron-Pulang Syawal banyak pantai pilihan yang bisa dinikmati," katanya.

Namun demikian, Harry mengatakan kebijakan pemerintah pusat memberlakukan PPKM Darurat hingga PPKM Level pada awal Juli 2021, maka seluruh destinasi wisata di Gunungkidul tutup dan baru mulai dibuka pada 20 Oktober lalu. Sehingga, target PAD wisata ditarget sebesar Rp18 miliar kemudian diturunkan menjadi Rp12 miliar.

"Untuk itu, kami berharap pelaku wisata benar-benar mematuhi protokol kesehatan di objek wisata supaya tidak ada klaster penyebaran Covid-19. Kepatuhan dan ketaatan wisatawan dalam penerapan protokol kesehatan juga kami harapkan," katanya.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: