Komisi IV DPRD Kulonprogo Sebut Penggunaan Dana Keistimewaan DIY Ada yang Tak Tepat

Kuntadi ยท Minggu, 24 Juli 2022 - 20:08:00 WIB
Komisi IV DPRD Kulonprogo Sebut Penggunaan Dana Keistimewaan DIY Ada yang Tak Tepat
Sekretaris Komisi IV DPRD Kulonprogo Istana menyerahkan siter kepada salah satu seniman muda yang ikut karawitan. (foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Sekretaris Komisi IV DPRD Kulonprogo Istana menyebut program tradisi, kesenian dan kebudayaan yang didanai dengan dana keistimewaan (Danais) DIY tidak semuanya tepat sasaran. Ada tradisi yang sudah berjalan rutin di masyarakat yang jauh sebelum ada dana keistimewaan.

Menurutnya, alokasi anggaran Danais yang masuk di Kulonprogo cukup besar jika dibanding dengan APBD murni. Namun, beberapa kegiatan yang didanai tidak tepat sasaran. 

“Seperti tradisi wiwitan itu sudah ada sebelum danais. Itu ritual budaya yang sudah turun temurun di masyarakat,” katanya dalam festival Karawitan tingkat Kalurahan Wijimulyo, Nanggulan, di Taman Tresno Jasa Marga, Sabtu (23/7/2022).
 
Masyarakat, setiap panen padi selalu melakukan tradisi wiwitan sebagai ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil panenan. Mereka membawa nasi tumpeng dengan sayur berupa gudangan, sambal dan telur ayam yang diiris sangat kecil. 

Tradisi ini selalu menarik perhatian warga khususnya anak-anak kecil. Mereka datang ke sawah untuk ikut menikmati makanan yang menjadi uba rampe dalam tradisi ini. 

“Sekarang itu wiwitan dibranding menjadi pertunjukkan, menjadi festival,” katanya.

Politisi PDIP ini justru mengapresiasi dengan festival ini sebagai upaya pelestarian seni dan budaya Jawa. Tanpa mendapat dukungan danais, tetap melaksanakan kegiatan menciptakan regenerasi pelaku seni. Masyarakat harus ikut mengawal program danais agar bisa lebih bermanfaat. 

“Saya berikan siter (perangkat gamelan) bagi seniman yang usianya di bawah 20 tahun,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: