Selain Abdul Somad, Ini Ustaz yang Pernah Ditolak Masuk Singapura

Maria Christina Malau ยท Rabu, 18 Mei 2022 - 18:37:00 WIB
 Selain Abdul Somad, Ini Ustaz yang Pernah Ditolak Masuk Singapura
Ustaz Yusuf Estes di Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh pada 2017 lalu. (Foto: The Straits Times)

SINGAPURA, iNews.id - Ternyata tidak hanya Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk ke Singapura. Sebelumnya sejumlah tokoh agama lain juga dikenakan Not to Land Notice lantaran dianggap menyebarkan ajaran ekstremis dan perpecahan.

Pada 2017, Singapura menolak masuk tiga tokoh Islam. Salah satunya asal Amerika Serikat, Yusuf Estes. Mualaf tersebut ditolak masuk ke Negeri Singa pada 24 November 2017.

Dikutip dari The Straits Times, Yusuf Estes ditolak masuk ke Singapura karena telah menyatakan pandangan yang menurut pihak berwenang 'tidak dapat diterima' dan 'bertentangan' dengan nilai-nilai masyarakat multiras dan multiagama Singapura.

"Pandangan yang memecah belah seperti itu melahirkan praktik intoleransi dan eksklusivitas yang akan merusak keharmonisan sosial dan menyebabkan masyarakat tercerai-berai," kata Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) kepada The Straits Times saat itu.

Estes dan istrinya Khadijah telah terbang ke Bandara Changi dari Kuala Lumpur untuk bergabung bersama lebih dari 1.000 penumpang. 

Mereka akan bersama-sama dalam pelayaran spiritual yang diselenggarakan oleh Islamic Cruise yang berbasis di Malaysia, yang meninggalkan Singapore Cruise Centre untuk Aceh di Indonesia pada Sabtu sebelumnya dan kembali pada Rabu.

Sebelum Yusuf Estes, dua ustaz dari negara lain yang berencana ikut menjadi pembicara di kapal pesiar yang sama, telah dilarang memasuki Singapura pada bulan Oktober. Keduanya, warga Zimbabwe, Ismail Menk dan Haslin Baharim asal Malaysia.

Ismail Menk dilarang masuk Singapura karena mengkhotbahkan ajaran segregasi dan memecah belah. Sementara Haslin Baharim Malaysia menggambarkan non-Muslim sebagai 'menyimpang'.

MHA saat itu juga mengonfirmasi bahwa Ustaz Yusuf Estes ditolak masuk setelah pihaknya berkonsultasi dengan Dewan Agama Islam Singapura. Penyelenggara pelayaran tersebut juga telah meminta pandangan terkait Yusuf Estes.

Editor : Ainun Najib

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: