Tertangkap Tak Pakai Maker di Kulonprogo, Puluhan Warga Dihukum Sapu Jalanan

Budi Utomo ยท Selasa, 15 September 2020 - 12:40 WIB
Tertangkap Tak Pakai Maker di Kulonprogo, Puluhan Warga Dihukum Sapu Jalanan
Tertangkap tak pakai masker di Kulonprogo dikenai sanksi sapu jalan. (Foto: iNews.id/Budi Utomo)

KULONPROGO, iNews.id – Puluhan warga Kulonprogo terjaring razia protokol kesehatan yang dilaksanakan Satpol PP bersama dengan TNI/Polri. Mereka yang tidak memakai masker di tempat umum dikenai sanksi sosial dengan menyapu dan menyanyikan lagu-lagu nasionalis.

Razia terpadu ini telah dilaksanakan selama dua hari ini berturut-turut. Setiap harinya petugas bisa menjaring 25 hingga 33 orang, baik di Alun-alun Wates dan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kulonprogo.

Setiap pelanggar akan didata sesuai dengan kartu tanda penduduk (KTP)-nya. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan dan akan menerapkan protokol kesehatan. Selanjutnya mereka diminta menyapu, menyanyi atau sekedar mengucapkan Pancasila dengan mengenakan rompi oranye dan kertas bertuliskan “Pelanggar Protokol Kesehatan”.

“Sanksi ini diterapkan untuk memberikan efek jera, agar mencegah penularan Covid-19,” kata Sekretaris Satpol PP Kulonprogo Hera Suwanto, Selasa (15/9/2020).

Setelah menjalankan sanksi, para pelanggar protokol kesehatan ini kemudian diberikan masker secara gratis. Mereka juga diminta menjalankan protokol kesehatan yang lain, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan tidak keluar rumah jika tidak perlu.

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jefri mengatakan, sanksi diberikan kepada warga yang tidak mengenakan masker. Sedangkan yang membawa masker dan tidak memakai secara benar juga diberikan teguran.

“Selama masih ada pelanggaran, operasi yustisi ini tetap akan kita laksanakan,” katanya.

Salah seorang pelanggar Alkhas S Rokhib mengaku lupa mengenakan masker, karena baru saja lari keliling Alun-alun Wates. Ketika sedang istirahat ada petugas datang dan memberi sanksi menyapu.

“Karena habis lari, jadinya masker belum dipakai,” katanya.

Dia menyambut baik razia ini agar orang lebih patuh terhadap protokol kesehatan. Hukuman yang diberikan sebenarnya ringan, namun harus menanggung malu.

“Malu banyak yang melihat, memfoto dan video. Ke depan saya akan tertib,” katanya.


Editor : Kuntadi Kuntadi